Celah Antara Pekerjaan dan Hobi

Saat catatan ini saya tulis, saya memang masih kuliah, namun saya pernah beberapa kali bekerja part-time. Dari Teknisi Rental Komputer, Operator Warnet sampai Event Organizer kecil-kecilan. Setelah saya pikir-pikir, dari kesemua jenis pekerjaan yang pernah saya geluti dulu, tidak ada satupun yang tidak saya sukai.

Saya tidak tahu kenapa saya benar-benar menikmati pekerjaan berat saya pada waktu itu. Belakangan saya baru sadar bahwa sebenarnya semua pekerjaan itu sama. Yang membedakan hanya jumlah gaji, perlakuan bos kepada kita, sifat teman-teman kerja kita, pelajaran yang kita dapat, job yang kita tangani (loh kok banyak banget.) Hmm.. sebenarnya intinya cuma satu, yaitu kita harus menganggap pekerjaan adalah hobi kita. Setiap berganti pekerjaan, saya selalu mempunyai hobi-hobi baru sesuai dengan jenis pekerjaan part-time yang dulu pernah saya geluti.

Dari semua kondisi yang saya alami di atas, saya mengambil kesimpulan :

Jangan pernah bergaul dengan orang yang mudah mengeluh
Yah setidaknya agak di jauhi, karena itu meruapakan sebuah virus yang cepat atau lambat akan mempengaruhi Anda jika tidak cepat-cepat menjaga jarak darinya.

Berpikirlah seperti seorang bos
Maksudnya, lihatlah diri Anda dari sudut pandang atau mata seorang bos.
Dimana Anda harus merasa memiliki perusahaan tersebut. Bukankah kita akan menjaga sesuatu yang kita miliki dengan sepenuh hati ?. Bukankah kita akan mengingatkan pegawai kita yang malas. Dengan memiliki kemampuan berfikir seperti seorang bos, Anda mungkin akan segera merubah sikap buruk Anda dan kemudian Anda tak akan tertekan dan membuat segala hal menjadi lebih mudah bagi Anda.

Ambilah hal-hal baik selagi Anda masih bekerja di sana
Seperti kita ketahui, tidak selamanya kita akan bekerja di sini terus. Oleh karena itu ambillah hal-hal baik yang bisa Anda gunakan sebagai bekal untuk perjalanan Anda dikemudian hari, ambillah ilmunya, simpanlah pelajarannya. Bisa saja besok pagi Anda di pecat, bisa juga nanti sore Anda di PHK. Nah Apakah kamu karyawan yang tahan PHK ?

Ok. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: